FungsiDasar Rangkaian Cdi (Capacitor Discharge Ignition) - CDI adalah pengapaian yang tidak menggunakan platina tetapi pengapian ini menggunakan sistem pengapian magnet roda daya. Output yang keluar dari condenser coil sementara waktu disimpan dalam kapasitor sampai sebuah sinyal diterima dari ignition timing control unit. Diskon4% Untuk Pembelian Produk CDI revo absolute atau blade original di Lapak AFIF PART. Pengiriman cepat Pembayaran 100% aman. Belanja Sekarang Juga Hanya di Bukalapak. PerbedaanRevo dan Absolut Revo - Kadang bingun dengan Pilihan yang sama tapi amat berbeda nahhh disini akan sedikit dijelaskan mengenai pencearah untuk motor revo biar sedikit tahu perbedaan antara ABSOLUTE REVO: Tipe Mesin: 4 langkah SOHC: 4 langkah SOHC: Sistem Pendinginan: DC - CDI, Battery: Panjang x lebar x tinggi: 1.963 x 712 x PengapianDC pada umumnya dipakai pada sepeda motor keluaran tahun 2000 - 2011, pengapian DC atau CDI DC bersumber pada aki / accu sebagai pemicu letikan api dari busi. Kelebihan dari CDI DC adalah arus pengapian yang stabil di setiap putaran mesin, entah rpm rendah ataupun rpm tinggi. . - Perkembangan motor zaman sekarang kadang bikin malu motor-motor keluaran lama. Contohnya motor matik seperti Honda BeAT atau Yamaha Mio yang larinya bisa lebih galak dibandingkan motor bebek keluaran lama seperti Honda Absolute Revo karbu. Pengguna Honda Absolute Revo nggak mau kan minder saat jalan bareng sama motor-motor zaman now? Nih bisa intip ada CDI racing Yuzaka buat Honda Absolute Revo karbu. BACA JUGA Masih Pakai Honda Karisma? Tenang, Masih Ada yang Jual CDI Racingnya Nih! So buat pengguna Honda Absolute Revo yang enggak mau performanya dipandang sebelah mata sama motor zaman sekarang, bisa nih pasang CDI racing. Atau bisa juga buat substitusi kalau susah banget nyari CDI standarnya Bro! Berminat? Bisa langsung deh cek atau klik disini. Geberrrr Sob! Honda absolute Revo menggunakan sistem pengapian DC yaitu berumber pada cukup mudah saat kita menganalisa pengapian absolute Revo ini, langkah awal pengecekan bisa kalian periksa sumber arusnya yaitu baterai. Jika baterai normal langkah selanjutnya cek panel kelistrikan lain , seperti lampu rem, lampu sein, sistem starter dan juga perangkat lain yang bersumber arus dari baterai, menurut pengalaman pribadi pernah mengalami , motor pelanggan , ketika itu datang ke bengkel dalam keadaan matiCek pengapian busi tak terlihat api, dan setelah di analisa cek sana sini yang menyebabkan hilang pengapian konsleting pada switch stater. Pada switch stater terjadi konsleting , karena arus berada pada rangkaian tersebut mengarah langsung menuju ground , dan hal tersebut lah yang menyebabkan arus listrik hilang karena langsung menuju massa , setelah di perbaiki dengan mengganti baru switch tersebut , dan benar , pengapian pun kembali normal. Untuk hasil yang maksimal bisa kalian urutkan mulai dari komponen yang mendukung sistem pengapian tersebut , dan agar lebih jelas nya kalian bisa simak diagram pengapian absolute Revo di bawah ini Penjelasan nya Dalam diagram diatas sumber arus pengapian dari baterai __kabel merah adalah kabel penyambung aliran listrik DC terhubung dari kiprok menuju baterai yang sebelumnya diberi pengaman menggunakan itu kabel merah juga terhubung dengan kunci kabel merah hitam merupakan kabel kunci kontak mengarah ke CDI dengan mengalirkan arus DC yang nantinya sebagai sumber energi utama pada pengapian itu hijau berfungsi sebagai ground atau massa , baik di CDI, coil, pulser , kiprok atau komponen tersebut mempunyai soket menuju kabel biru putih adalah kabel pulser menuju CDI, dalam bentuk aslinya warna kabel pulser adalah biru kuning .__kabel hitam kuning digunakan untuk menyambungkan arus yang di hasilkan CDI menuju ke coil, di dalam coil arus di naikkan menjadi ribuan kali lipat untuk menghasilkan percikan bunga api pada busi. Baterai mempunyai arus DC berkekuatan 12volt. Arus ini dihasilkan dari kiprok setelah menerima arus AC yang bersumber dari coil menggunakan warna kabel kabel kuning berkaitan antara spull masuk ke kiprok serta tersambung pada panel lampu pengapian Honda absolute Revo ini juga bisa di aplikasikan pada motor Honda Blade , karena pada dasarnya semua komponen yang di pakainya pun sama,yang jadi pembeda adalah bentuk body dan nama brand nya , mengerti kan sekarang, semoga ulasan ini sedikit memberi manfaat bagi kalian yang membacanya , Cukup sekian dan speed shop FilterOtomotifSpare Part MotorMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata produk untuk "cdi brt revo" 1 - 60 dari BRT F1ZR 3% 50+AdCDI BRT SHOGUN 110 3% 30+AdCDI BRT Satria FU 150 3% 40+AdCDI BRT SUPRA X 125 3% 28AdCDI Grand Supra Fit New Revo GL PRO BaratINOKI 60+CDI BRT POWERMAX HYPERBAND Supra / Astrea Grand - Legenda / BaratHYPER 100+CDI BRT Powermax Hyperband - Tiger Old / Tiger 2000 / Tiger BaratHYPER 40+CDI BRT SUPRA 110 GRAND REVO 1%SemarangStoxx 8CDI BRT RACING POWERMAX DUALBAND TR honda blade 110 cc absolute racing 18CDI BRT POWER MAX DUAL BAND 'TR BLADE 110/REVO 110 3%Kab. BogorBRT FACTORY ONLINE 10 Perbedaan CDI AC dan DC - Terdapat berbagai macam sistem pengapian, salah satunya sistem pengapian CDI. Sistem pengapian CDI terbagi menjadi dua jenis yaitu CDI AC dan DC. Lalu apa perbedaan CDI AC dan DC? Sistem pengapian CDI atau yang lebih dikenal dengan capasitor discharge ignition merupakan salah satu pengapian elektronik. Semua bagian mekanis diganti menjadi komponen elektronika. Kontak point yang bekerja secara mekanik diganti menjadi komponen kapasitor sehingga bekerja lebih efisien. Sistem pengapian CDI lebih banyak ditemukan pada sepeda motor dibanding mobil. Dalam kinerjanya, sistem pengapian CDI dibagi menjadi dua jenis yaitu CDI AC dan DC. Sistem pengapian CDI AC menggunakan arus bolak balik atau alternating current AC. Sementara itu sistem pengapian CDI DC menggunakan arus searah atau direct current DC. Dikarenakan memiliki sumber yang berbeda, maka terdapat beberapa perbedaan antara CDI AC dan DC. Setiap jenis CDI memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas mana yang lebih baik? Untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan CDI AC dan DC akan dibahas pada artikel berikut ini. Perbedaan CDI AC dan DC Terdapat beberapa perbedaan antara sistem pengapian CDI AC dengan sistem pengapian CDI DC. Untuk lebih jelasnya berikut pembahasan mengenai perbedaan CDI AC dan DC. 1. Sumber Arus Perbedaan pertama antara CDI AC dan DC adalah sumber arus yang digunakan. Pada sistem pengapian CDI AC menggunakan arus bolak balik atau alternating current yang berasal dari spull magnet atau alternator. Sementara itu, sistem pengapian CDI DC menggunakan arus searah atau direct current yang berasal dari baterai atau accu. 2. Tegangan Tinggi Yang Dihasilkan Perbedaan kedua antara CDI AC dan DC adalah tegangan tinggi yang dihasilkan. Pada sistem pengapian DC, tegangan tinggi yang dihasilkan lebih stabil. Hal ini dikarenakan sumber arus memiliki tegangan yang tetap yaitu 12 volt. Dengan kata lain tegangan tidak tergantung putaran mesin. Sementara itu, untuk sistem pengapian CDI AC bersumber dari arus yang dibangkitkan oleh spull magnet atau alternator. Oleh karena itu ketika kendaran berjalan pada putaran rendah maka tegangan yang dibangkitkan juga rendah sehingga CDI AC tidak bekerja optimal. Artinya tegangan tinggi yang dihasilkan oleh CDI AC lebih rendah. 3. Ketahanan Kawat Spull Perbedaan ketiga antara CDI AC dan DC adalah ketahanan kawat spull. Pada sistem pengapian CDI AC maka kawat spull akan lebih mudah terbakar dikarenakan panas yang berlebihan. Sementara itu pada sistem pengapian CDI DC akan lebih awet dikarenakan kawat spull yang digunakan memiliki diameter yang lebih besar. 4. Pengaruh Baterai Terhadap Pengapian Perbedaan keempat antara CDI AC dan DC adalah pengaruh baterai terhadap pengapian. Jika baterai dalam kondisi drop maka pada sistem pengapian CDI DC dapat terjadi gangguan atau permasalahan. Bisa saja terjadi tidak timbulnya percikan bunga api pada busi. Hal ini dikarenakan tidak ada tegangan yang menjadi sumber arus dari CDI DC. Sementara itu pada sistem pengapian CDI AC tidak akan berpengaruh meskipun baterai dalam keadaan drop. Sistem pengapian CDI AC dapat bekerja dengan baik dikarenakan tegangan sumber yang digunakan berasal dari spull magnet atau alternator. Selain itu, baterai yang jelek atau drop dapat menimbulkan berbagai kerusakan pada komponen CDI DC. Oleh karena itu perlu diperhatikan kondisi baterai yang menggunakan CDI DC. Sementara itu pada CDI AC kondisi baterai tidak akan menyebabkan kerusakan. 5. Harga Perbedaan kelima dari CDI AC dan DC adalah harga. Pada umumnya sistem pengapian CDI AC memiliki harga yang lebih murah. Sementara itu sistem pengapian CDI DC memiliki harga yang lebih mahal. Diatas merupakan penjelasan mengenai perbedaan CDI AC dan DC. Setiap jenis pengapian CDI AC dan DC terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing.

cdi absolute revo ac atau dc